Baby Driver: A Musical Driving Film

Baby Driver: A Musical Driving Film

Baby Driver ini adalah film yang gak ada matinya bagi gw.

Soalnya film ini sempat hilang 2x dari layar bioskop! Pertama kali tayang, hanya bertahan seminggu, sebelum diganti oleh film Warkop DKI part 2. Seminggu kemudian film ini kembali ke bioskop yang sama hanya untuk bertahan 3 hari, kemudian diganti oleh berbagai film horror. Tidak lama kemudian, sekitar 3-4 hari, film ini kembali nongol di bioskop yang sama, hanya untuk dua hari, sebelum akhirnya menghilang sampai sekarang. Sejauh ini sih film ini gak bangkit dari kubur, tapi gak tahu kalau bulan depan tiba-tiba dia bangkit lagi.

Kembali ke film

Baby Driver dibuka dengan adegan perampokan bank. Di luar bank sudah menunggu tokoh utama kita, Baby (Ansel Elgort), yang menjadi sopir mobil pelarian. Film pun dimulai dengan adegan kejar-kejaran mobil paling cantik yang pernah gw liat.

Sebenarnya Baby tidak ingin terlibat dalam kejahatan yang dipimpin oleh Doc (Kevin Spacey), tapi karena dia memiliki hutang pada Doc, mau-tidak-mau dia harus patuh pada perintahnya. Doc menjanjikan bahwa setelah hutang Baby lunas, dia akan melepaskan Baby.

Baby pun bertemu dengan Debora (Lily James), seorang wanita cantik yang kemudian saling menyukai (tentu saja), dan sepakat untuk pergi meninggalkan kota mereka setelah hutang Baby lunas untuk memulai hidup baru.

Dan tentu saja, Doc mengingkari janji dia pada Baby, dan memaksa Baby untuk melakukan tugas perampokan paling besar dan paling berbahaya sepanjang hidupnya.

Kembali ke klise

Film ini dibuka dengan adegan kejar-kejaran mobil yang sangat indah, keren banget, penonton seolah diajak menikmati tarian balet daripada sebuah balapan brutal.

Dan karena Baby memang sangat menyukai musik, maka tidak heran kalau film ini dihiasi musik dari awal sampai akhir. Bahkan musik menjadi bagian terintegrasi dalam film ini. Seperti adegan Baby menaruh serangkaian gelas mengikuti ketukan musik. Keren banget.

Tapi pujian gw cuma sampai situ saja. Film ini memiliki plot yang super klise. Entah sudah berapa kali gw menonton film dengan tokoh utama yang sebenarnya baik tapi dipaksa melakukan kejahatan. Kemudian penjahatnya menjanjikan akan dibebaskan, tapi kemudian ingkar janji, diselingi adegan jatuh cinta. Uh…

Secara keseluruhan film ini cukup menghibur dengan adegan balapan yang sangat cantik (pada awalnya), diiringi musik-musik keren. Tapi pada akhirnya cerita film ini tetap klise dan ditutup dengan balapan yang brutal sama sekali tidak indah.

Rating gw 70%


Posted By: admin
Posted On: Sep-22-2017 @ 10:30pm
Last Updated: Sep-22-2017 @ 10:42pm

There is no comment

More Comments/Post Your Own