Batman vs Superman: Waktunya DC Menjadi Marvel?

Batman vs Superman: Waktunya DC Menjadi Marvel?

Wow, akhirnya momen yang dinanti-nanti penggemar komik di seluruh dunia pun tiba! WONDER WOMAN is BACK! Oh, beserta teman-temannya si Batman dan si Superman, yay…

Anyway, saya nonton film ini hari Kamis, 24 Maret, jadi hari ke-2 tayang di Indonesia. Saya nonton di XXI terdekat, dan untunglah saya pre-order tiketnya dari hari Selasa. Soalnya pas Selasa saya pesen buat hari Rabu pun, tiketnya sudah sisa setengah, hanya di bagian depan saja, akhirnya saya pesen buat hari Kamis itupun sudah terjual 1/3-nya. Dan pas hari H saya nongol pukul 17:30, ternyata tiket sampai pertunjukan pukul 22:00 sudah terjual habis, padahal bioskop sudah menyiapkan empat layar. Tapi belum segila Mission Impossible 5 yang sampai semua enam layar dibabat habis!

Kembali ke Wonder… BvS.

Cerita BvS diawali dengan bagian akhir dari film Man of Steel, yaitu saat Superman bertempur melawan Jenderal Zod ditengah kota Metropolis. Ternyata saat kejadian itu, Bruce Wayne sedang berada di Metropolis untuk urusan bisnis. Ketika itu, Bruce Wayne menyempatkan diri untuk membantu warga Metropolis sambil menyaksikan kebrutalan pertarungan Superman vs Zod.

Pertarungan yang gila-gilaan itu, menimbulkan perasaan tidak nyaman bagi Bruce Wayne, dia mulai antipati dengan Superman yang dinilainya bertarung tanpa mempedulikan keselamatan warga sekitar, dan tidak ada satupun manusia yang berani mengadili Superman atas kejadian yang merengut nyawa ribuan warga Metropolis.

Pada sisi lain, Clark Kent juga mulai tidak suka dengan Batman, yang dinilainya hanya menimbulkan teror di kota Gotham dengan membabi buta menghajar kriminal dan menciptakan rasa takut bagi warga Gotham. Selain itu munculnya gelombang anti Superman membuat Clark galau dengan status super heronya.

Kemudian muncul juga tokoh Lex Luthor yang haus kekuasaan, yang ingin menjadi 'dewa' baru. Dia dengan kekuasaannya berhasil mendapatkan akses ke mayat Jenderal Zod, pesawat Zod & batu kriptonit. Awalnya dia merencanakan untuk menggunakan kriptonit untuk menguasai Superman agar tunduk padanya, namun rencana itu gagal karena Batman menginginkan kriptonit untuk kepentingannya sendiri.

Tidak ketinggalan, munculah WONDER WOMAN!!!! Ternyata Wonder Woman memiliki urusan pribadi dengan Lex Luthor, yang menyebabkan dia muncul kembali setelah 100 tahun mengasingkan diri dari dunia manusia. And yes, Gal Gadot is hot! Not sexy, but HOT!

Dan sesuai trailer yang sudah kita saksikan bersama, ada Doomsday! Yang terkenal dalam komiknya sebagai pembunuh Superman! Apakah disini juga Superman akan tewas atau tidak? Ya itu harus kamu tonton sendiri.

Spaghetti Plot

Selain plot diatas, sebenernya masih banyak sub plot lainnya, seperti hubungan Louis Lane dengan Clark Kent. Terus gimana dengan kemunculan Flash? The Cyborg? Atau Aquaman? Jujurnya film ini memang terlalu banyak plot, dengan cerita yang melompat-lompat, dan timeline-nya gak jelas maju mundur seenaknya, belum lagi film ini sangat serius, gak ada komedinya!

Film ini jelas beda dengan film superhero Marvel yang ceritanya (terlalu) gampang diikuti, plus dibumbui humor sebanyak-banyaknya.

Tapi sebenernya, kalo mau mikir dikit, plot-plot yang terasa berantakan itu kalau diurai jadi mudah diikuti dan logis. Selain itu plot BvS memang terasa sangat serius karena memiliki cerita yang lebih realistis, lebih berat dan berbobot, penuh dengan trik, intrik dan manipulasi. Jadi saya rasa BvS adalah film yang gak hanya eye candy tapi juga eye protein. Cuma seperti saya bilang itu, harus mau mikir. Ini yang kadang males dilakukan penonton & kritikus.

Seriously...

Saya rasa secara keseluruhan film ini cukup menghibur. Ceritanya yang ngejelimet justru jadi pembeda film ini dengan serial Marvel. Ini membuat semua film Marvel seperti film anak-anak, termasuk Deadpool!

Memang pada satu sisi saya kehilangan film Superman yang menyenangkan dan ringan seperti Superman Returns (film Superman modern favorit saya, maaf buat penggemar Man of Steel), tapi pada sisi lain, saya bosen dengan film superhero gampangan tanpa cerita yang berbobot.

BvS memang bukan film super hero yang luar biasa (seperti The Dark Knight) tapi juga bukan film super hero yang jelek (seperti Green Lantern). Not the super hero movie you wanted, but the super hero movie you deserve.

Rating saya 70%

PS. Sesuai judul, spekulasi saya, jika BvS tidak menghasilkan sesuai harapan, bukan tidak mungkin DC akan memilih formula Marvel untuk film-film berikutnya, cerita sederhana, plot lurus, dipenuhi humor. Penonton & kritikus akan menyukainya, dan penjual pop corn laris karena penonton bisa menonton sambil makan pop corn. Atau lebih mungkin DC akan meminta bantuan Christoper Nolan (crossing my fingers).


Posted By: admin
Posted On: Mar-25-2016 @ 09:20pm
Last Updated: Mar-25-2016 @ 09:37pm

There is no comment

More Comments/Post Your Own