Bumblebee

Bumblebee

Pertama kali melihat trailer Bumblebee (Bb), gw mengernyitkan dahi, "WTF, yet another Transformers movie?". Dan setelah selesai menonton trailer-nya gw cuma bisa berkomentar, "WTF?!".

Film ini dimulai dengan akhir peperangan Autobot dan Decepticons. Sebelum kubu Autobot akhirnya menyerah kalah, Optimus Prime mengutus B-127 ke Bumi untuk membuat markas baru.

Sesampainya di Bumi, B-127 dikejar-kejar organisasi rahasia Sector 7 yang dipimpin oleh Jack Burns (John Cena). Burns mengira B-127 sebagai alien penyusup yang ingin menguasai Bumi. Saat B-127 berusaha menghindari Sector 7, tiba-tiba dia diserang anak buah Decepticons. Dengan 'darah' penghabisannya B-127 berhasil mengalahkan musuhnya sembari berubah menjadi mobil VW nan imut.

Beberapa saat kemudian, seorang gadis remaja Charlie Watsons (Hailee Steinfeld) yang merasa hidupnya sangat menderita setelah ditinggal ayahnya secara tidak sengaja menemukan mobil VW tersebut dan berhasil menyalakan B-127. Dengan menyalanya B-127, secara tidak sengaja dia mengirimkan sinyal B-127 sampai ke Decepticons.

Akhirnya Charlie mengetahui bahwa VW itu bukan VW biasa, melainkan sebuah robot dengan mental uh... yah gitu lah. Pada saat yang sama, Bumi terancam bencana dengan kedatangan para Decepticons yang mengejar B-127. Sementara B-127 sendiri sedang dicari-cari Sector 7.

Family Movie?

Film ini mengambil seting beberapa tahun sebelum kejadian Transformers (2007), yang berfokus pada karakter Bumblebee. Dapat dibilang film 'origin'-nya Bumblebee, seperti mengapa dia dikejar-kejar Sector 7, bagaimana dia bisa mendapatkan nama aneh Bumblebee, bagaimana dia bisa kehilangan suaranya (sumpe, dengan teknologi secanggih itu, butuh 3 film untuk mengembalikan suaranya?), dan paling penting, bagaimana Bumbleebee bisa menjadi Chevrolet Camaro.

Gw sebenarnya gak terlalu yakin, apakah selama ini serial "Transformers"-nya Michael Bay dapat dibilang sebagai film keluarga (yaitu film bertemakan keluarga, relatif tanpa kekerasan maupun unsur seksual). Tapi melihat karakter pemainnya seperti Sam Witwicky yang aneh dan norak, serta Mikaela Banes (Megan Fox) yang berlari-lari dengan celana super pendek dan sepatu hak tinggi, gw rasa "Transformers" era Bay memang ditujukan untuk remaja dan dewasa.

Sekarang kita mendapatkan Bumblebee. Dari trailernya saja sudah terlihat nuansa yang sangat berbeda. Tidak ada lagi eksploitasi tubuh wanita, adegan perang besar-besaran, dan Bumblebee yang bertingkah seperti anak kecil.

Dan memang film ini terasa sangat berbeda dengan era Bay, Bb relatif lebih 'santun', tidak berisik, cerita lebih sederhana dan mudah dimengerti, dan Bumblebee super imut. Sehingga film ini cocok banget untuk ditonton anak-anak.

Untuk penonton yang lebih dewasa, film ini mungkin tetap menghibur, tapi serasa nonton film anak-anak. Apalagi melihat tingkah polah Bumbleebee yang lebih mirip anjing peliharaan, kemudian melihat karakter Charlie yang sedang mencari jati dirinya melalui petualangan bersama peliharaan... eh, robot raksasa nan keren.

Seriously...

Jujurnya gw sulit menilai film ini. Pada satu sisi, CGI-nya terasa lebih bersih daripada versi Bay. Adegan perubahannya terlihat lebih pelan. Cerita lebih mudah dimengerti. Karakter yang menyenangkan. Disertai adegan pertarungan yang menggunakan jurus-jurus judo dan karate kaku. Dan atmosfir 'family movie' yang kental sangat terasa di film ini.

Entahlah, mungkin gw sudah terlalu tua untuk melihat film seperti ini.

Rating: 60% dari diri gw sudah tua.


Posted By: admin
Posted On: Jan-07-2019 @ 11:05pm
Last Updated: Jan-07-2019 @ 11:24pm

There is no comment

More Comments/Post Your Own