Independence Day: Resurgence

Independence Day: Resurgence

Halah, judulnya susah banget, jadi saya singkat aja ID2.

Pada tahun 1996, Bumi dilanda serangan dahsyat, semua orang membicarakan kejadian tersebut, termasuk saya! Betul pada tahun itu, semua bioskop di dunia dilanda demam sebuah film super fenomenal, Independence Day (ID1)! Sebuah film yang menceritakan Bumi diserang pesawat alien luar biasa besar, yang menghancurkan sebagian besar Bumi. Pokoknya heboh banget, karena baru kali itu saya liat efek spesial film yang bener-bener luar biasa. Kapal alien segede gaban dengan mudahnya menghancurkan tempat-tempat bersejarah di Bumi.

Dengan kesuksesan film ID1 gak heran kalau pasti muncul sekuelnya, biarpun lamaaaa banget, tepatnya 20 tahun kemudian. Dan dengan kreatifnya, pembuat film ini memutuskan bahwa cerita dalam ID2 juga mengambil seting waktu 20 tahun kemudian.

Sekuel 20 Tahun

Dikisahkan bahwa setelah 20 tahun sejak alien muncul dan hampir membinasakan Bumi, maka umat manusia sudah kembali damai. Bahkan kemajuan teknologi manusia berkembang sangat pesat dengan menggabungkan teknologi manusia dan alien.

Manusia pun sudah memiliki tentara yang khusus dibentuk untuk menangkal serangan alien yang bisa kembali muncul setiap saat (ESD, Earth Space Defense). Bahkan manusia sudah membuat markas di Bulan dan planet seperti Saturnus. Keren banget.

Tidak disangka saat perayaan 20 tahun kemerdekaan Bumi, ternyata sang alien itu kembali nongol. Pertama pesawat alien kecil muncul di Bulan, dan dengan mudah dikalahkan tentara Bumi. Gak lama ternyata muncul kapal induk alien yang gueeeeddeee buanget, tepatnya berdiameter 4000 km!

Ternyata alien lama masih gatel dengan Bumi, dan kali ini mereka membawa pasukan lengkap beserta ratu mereka. Teknologi Bumi pun terbukti gagal mengalahkan mereka, dan kembali Bumi dijungkir balikan (secara harfiah) oleh para alien.

Plot Dalam Plot Dalam Plot

Saya sengaja gak membeberkan ceritanya lebih mendetail, karena saya juga agak bingung dengan plot film ini, banyak banget. Plot utamanya saja ada lima buah:

  • Upaya para pilot pesawat tempur ESD dalam menghancurkan pesawat induk.
  • Upaya alien untuk menggali inti Bumi.
  • Upaya pasukan darat ESD dalam melindungi Area 51.
  • Upaya pasukan ESD lainnya untuk membunuh sang ratu.
  • Upaya para peneliti untuk meneliti pesawat alien yang ternyata adalah musuh alien!

Dan semua plot itu terjadi pada saat yang sama dengan porsi yang sama kecilnya, jadi saat kita sedang seru-serunya melihat alien membor inti Bumi, tiba-tiba ceritanya pindah ke Area 51. Kemudian lompat lagi ke ratu alien. Gak lama lompat lagi ke pesawat induk.

Emang sih maksudnya untuk menggambarkan bagaimana payahnya Bumi diserang alien, tapi dengan sistem yang melompat-lompat ini membuat konsetrasi penonton pecah, dan membuat saya gak peduli dengan plotnya.

Belum lagi ditambah sub plot yang gak penting banget, seperti: drama, drama, drama, dan drama. Yes, I know, there were survivors, tapi dengan banyaknya plot ditambah sub plot, justru membuat ceritanya bertambah ngejelimet gak perlu. Mending kalo dramanya bagus, udah dramanya standar, aktingnya pun tidak meyakinkan.

Serta saya merasa beberapa adegannya seperti de javu dari ID1. Pidato Bill Pullman, cek. Area 51, cek. Bill Pullman dicekik alien, cek. Adegan eksodus di padang garam, cek. Masuk ke pesawat induk alien, dan melambai-lambai pada alien yang sedang bertuga, cek. Bayangan alien di Bulan, cek. Jika ratu alien mati, semua kroconya mati, tapi saat presiden Amrik mati, gak ada satupun pesawat Bumi yang jatuh tiba-tiba, cek.

Dan kalo kamu ngerasa karakter dalam Captain America Civil War itu udah banyak, nah dalam film ini lebih banyak lagi! Saya gak ngerti kenapa mereka merasa perlu untuk memasukan banyak banget karakter dari film ID1, termasuk karakter yang gak penting. Ditambah lagi karakter baru, lengkap sudah daftar karakter yang melimpah sampai saya gak hapal satupun nama karakternya.

Akibat banyaknya plot & karakter membuat karakter utama seperti tidak penting, dan penonton merasa tidak peduli dengan karakter utamanya. Mungkin memang itu yang berusaha digambarkan pembuatnya?

Satu-satunya poin positif dari film ini adalah efeknya. Tapi gak semua efeknya keren, hanya ada satu adegan super keren dalam film ini, yaitu sewaktu pesawat induknya tiba di Bumi dan mulai menjungkir balikan isi Bumi. Keren banget, tapi pendek banget. Sisanya, biasa saja.

Dan ini saya belum ngomongin endingnya yang luar biasa... *biar gak ngabisin duit kamu nonton di bioskop* yaitu bersambung ke ID3, dengan topik penyerangan ke planet alien dengan teknologi super dewa. Optimis juga si Mr. Roland Emmerich.

Kalau aspek drama dikurangi, dan ceritanya dipermudah dengan fokus ke satu-dua plot saja, saya rasa film ini bakal lebih menarik, setidaknya menjadi pop corn movie yang lumayan keren.

Seriously…

ID1 memang bukan film yang sempurna, tapi setidaknya penonton bersimpati dengan karakter Will Smith dan tergugah dengan pidato Bill Pullman. Selain itu, ID1 juga dikenang sebagai film dengan efek spesial yang melewati jamannya.

Tapi pada ID2 ini saya merasa ngantuk banget, entah berapa kali saya menguap di bioskop, apalagi anak kecil disebelah saya malah memilih memainkan game CoC di HP-nya. Dan efek spesialnya biasa saja, dengan ide yang standar abis.

Intinya, ID2 adalah film yang bisa kamu lewati tanpa merasa menyesal tidak menontonnya, beda dengan ID1.

Entah kenapa film-film alien itu selalu mengisahkan bahwa sistem alien itu terpusat. Jika sang ratu mati, semua pesawat alien berjatuhan. Padahal di film yang sama, saat presiden Amerika dibunuh alien, gak ada tuh pesawat Bumi yang jatuh. Come on, masa alien lebih bego dari manusia dengan membuat sistem yang  sangat tersentralisasi?

Rating: 40%


Posted By: admin
Posted On: Jul-03-2016 @ 12:20am
Last Updated: Jul-03-2016 @ 12:31am

There is no comment

More Comments/Post Your Own