Kartu Kredit BCA Gw Kena Carding!

Kartu Kredit BCA Gw Kena Carding!

[DRAMA RADIO MODE ON]

Hari itu, Minggu tanggal 28 Oktober. Setelah Bandung tidak turun hujan selama berhari-hari, panas pun menerpa bumi terus menerus. Sekitar pukul 14, gw dan istri gw sedang bersantai bersama setelah semingguan bekerja terus menerus tanpa henti. Kondisi panas dengan angin sepoi-sepoi membuat kami sedikit mengantuk sambil menikmati acara Indihome di TV baru kami.

Tiba-tiba hp Xiaomi gw yang sudah berumur hampir dua tahun berbunyi, dengan malas gw melihat Xiaomi Mi Band 3 gw untuk melihat mahluk apa yang tega mengganggu Minggu santai kami. Tidak terkira sebuah pesan dari BCA, "Terima kasih Anda telah melakukan transaksi sebesar THB 2.084 (FACEBK JN5X…)". WHAT THE F***!

Mata gw langsung melotot, dan dengan sigap mencari HP Xiaomi yang sedang terbaring malas di atas meja kaca di hadapan gw. Dengan segera gw membuka hp tersebut dan mencoba membaca pesan tersebut dengan lebih perlahan. Tapi pesan tersebut tidak berubah, dengan pengirimnya tetap BCA. Ditengah kebingungan yang melanda, tiba-tiba muncul kembali sebuah pesan baru, "Terima kasih Anda telah melakukan transaksi sebesar THB 8.375 (FACEBK *YFM6…)". Seketika gw tersadar, kartu kredit BCA gw kena carding!

Gw langsung berseru, "kartu gw di-hack!". Istri gw yang sedang merem melek mengantuk, segera terbangun dan memandangi gw. "Serius?! Gimana dong?". Satu-satunya jalan yang terpikirkan oleh gw adalah, 'hubungi HaloBCA!' Gw segera mencari kartu kredit gw yang terselip di dompet gw, dan mencari-cari nomer kontaknya. 1500888.

Maka segera gw mencari telepon kuno yang telah setia menemani keluarga kecil kami selama bertahun-tahun. Gw angkat gagangnya, kemudian jari-jari gw dengan segera menekan tombol-tombol. Untunglah telepon kuno gw masih ada, kalau tidak, touchscreen yang menyebalkan itu pasti menyulitkan saat gw menekan tombol-tombol tersebut.

Halo BCA

Singkatnya, gw berhasil terhubung dengan CS Halo BCA.

"Selamat siang, Halo BCA, bisa dibantu?"

"Selamat siang. Mbak saya ingin laporan kartu kredit saya kena carding, saya minta segera diblokir!"

"Terima kasih telah menghubungi Halo BCA. Saya konfirmasi ulang bahwa bapak ingin memblokir kartu kredit bapak karena kena carding?"

"Iya benar"

Tiba-tiba telepon gw kembali berteriak, "Terima kasih Anda telah melakukan transaksi sebesar USD 608 (FACEBK …)".

"Tuh, baru saja ada transaksi baru 600 dolar!"

"Baik bapak, saya konfirmasi dulu data-datanya ya"

Kemudian sang CS pun melakukan konfirmasi data, seperti nama, alamat, nama ibu kandung, dsb.

"Harap ditunggu pak. Saya segera melakukan blokir kartu"

"Ok… tapi gimana dengan transaksinya?"

"Untuk transaksinya, mohon bapak kirimkan email berisi sanggahan transaksi ke halobca@bca.co.id dengan subjek 'UP ULP'. Email sanggahan mohon diprint lalu ditanda tangani lalu difoto atau discan, beserta kartu kredit dan KTP bapak".

"O, iya. Nanti saya kirimkan"

Email Sanggahan

Setelah selesai menghubungi CS dan menaruh gagang telepon di tempatnya, gw pun bergegas menuju komputer di kamar kerja gw. Gw nyalakan PC, membuka MS Word 2007 kuno gw, lalu jari-jari gw mulai mengetik di atas keyboard, kurang lebih begini isinya.

DH,

Sesuai dengan informasi dari customer service BCA, maka dengan ini saya mengirimkan surat sanggahan transaksi:

Nama : Anu
Nomor Kartu Kredit : 4453 xxxx yyyy zzzz
Nomer Laporan : 210783pqrs


Dengan ini menyatakan kalau saya menolak transaksi yang sudah tertagih dibawah ini:

  1. Tanggal 28/10/18 di FACEBK *YFM… nominal THB 8,375.44
  2. Tanggal 28/10/18 di FACEBK *WAZK… nominal USD 608.39
  3. Tanggal 28/10/10 di FACEBK, ID & nominal belum diketahui karena belum muncul di tagihan.
  4. Transaksi 1 & 2 diketahui via SMS notifikasi BCA.

Saya menyanggah transaksi tersebut dengan alasan: Tidak pernah melakukan ataupun berpartisipasi dalam transaksi tersebut dan saya memastikan kalau kartu kredit ada pada saya setiap saat.

Terlampir adalah hasil scan surat sanggahan yang sudah ditanda tangani, KTP & kartu kredit saya.

Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.

Kemudian gw menghitung-hitung total kerugian yag derita, ternyata jumlahnya tidak sedikit, lebih dari 14 juta rupiah. Wow. Jumlah yang tidak sedikit, mengingat gw seumur-umur tidak pernah menggunakan kartu kredit sampai sejumlah itu.

Dengan harap-harap cemas, gw menunggu balasan dari BCA. Ternyata tidak usah menunggu lama, besoknya hari Senin, BCA membalas email gw. Isinya sih pendek.

Saya dengan Sonia akan menjelaskan informasi yang Bapak perlukan.

Sesuai email yang kami terima pada tanggal 28 Oktober  2018 mengenai merasa tidak transaksi, dokumen yang Bapak kirimkan telah kami teruskan kepada pihak terkait berupa:

- Surat pernyataan merasa tidak transaksi kartu kredit bertanda tangan

- KTP

- Kartu Kredit

Sebagai informasi, proses tindaklanjut laporan Bapak jatuh tempo pada tanggal 10 Desember 2018. Mohon kesediaan Bapak untuk menunggu proses yang kami lakukan.

Uh, seriusan? Gw harus menunggu sampai tgl 10 Desember untuk kepastian bahwa gw tidak melakukan transaksi tersebut? Tapi ok lah, karena itu adalah prosedurnya, lagipula buat apa juga gw ngomel-ngomel pada CS BCA yang jelas-jelas tidak tau mengenai masalah ini. Lebih baik gw menunggu sambil mempersiapkan kemungkinan terburuk.

Kabar Baik

Tanggal 7 November, gw mendapatkan kartu kredit BCA baru gw sebagai pengganti kartu lama yang sudah diblokir. Yaiii… Jujurnya tidak terlalu peduli, karena gw lebih konsen dengan tagihannya.

Tanggal 9 November, pagi-pagi hp gw berteriak lantang dengan nada seperti jangkrik kejepit pintu. Karena gw sedang sibuk bekerja, gw gak sempat mengangkatnya sampai agak siang. Dan isinya kabar baik dari BCA.

Yth, Bpk/Ibu, Nomer laporan 2107783pqrs sudah kami kreditkan,jika ada bukti dalam 180 hari,maka akan di debet kembali.

Woohoo! BCA memutuskan untuk membatalkan transaksi-transaksi ilegal dari kartu gw! Untunglah, maka rencana gw untuk mengganti HP istri pun bisa dilanjutkan. Full service dong. Kemudian gw membuka KlikBCA untuk memeriksa tagihan kartu kredit gw, dan memang hasilnya transaksi tersebut sudah dibatalkan.

Biarpun sebenarnya gw gak bisa terlalu tenang dulu. Karena jika menurut BCA dalam 180 hari ke depan, mereka menemukan dan memutuskan bahwa tidak terjadi carding, maka mereka berhak untuk menagih semuanya. Ya, mari kita berharap hal tersebut tidak terjadi.

[DRAMA RADIO MODE OFF]


Posted By: admin
Posted On: Dec-02-2018 @ 09:15pm
Last Updated: Dec-02-2018 @ 09:28pm

There is one comment

Salah satu korban
Hi. Saya jg baru saja mengalami kondisi yang sama. Mau nanya, apakah transaksi carding 14jtaan itu ditagihkan dan anda bayar dulu sebelum dikreditkan kembali oleh bank?

There are 1 replies on this comment
Guest Mar-19-2019

More Comments/Post Your Own