(Late) Review: Sabrent USB 3.0 Universal Docking Station

(Late) Review: Sabrent USB 3.0 Universal Docking Station

Karena kebutuhan kerja gw, gw membutuhkan PC di tempat kerja. Tadinya gw memasang desktop di tempat kerja, tapi karena ukurannya yang agak besar dan ribet, akhirnya gw ganti dengan laptop gw. Tapi karena gw kadang butuh layar ukuran besar, koneksi printer, speaker external dsb, akhirnya sama aja ribetnya dengan desktop.

Akhirnya gw memutuskan untuk memasang docking station. Apa itu docking station (DS)? DS adalah sebuah piranti yang menghubungkan perangkat mobile (misalnya laptop atau tablet) dengan perangkat eksternal tambahan seperti monitor, speaker, USB ports, dsb.

Lalu kenapa tidak mencolok semua perangkat eksternal itu ke laptop secara langsung? Ada beberapa alasannya, misalnya kepraktisan, daripada repot-repot setiap hiar colok cabut 5 kabel (monitor, speaker, mouse, keyboard, printer) lebih baik mencolok cukup satu kabel ke DS. Atau bisa juga karena jumlah port USB yang minim, misalnya MacBook 12" yang hanya memiliki satu colokan USB.

Setelah cari sana sini, akhirnya gw memutuskan untuk membeli Sabrent USB 3.0 Universal DS, yang di Indonesia hanya dijual oleh satu toko di Tokopedia dengan harga Rp899.000, dan itu pun langsung habis.

Spesifikasi Singkat

Bentuk fisik Sabrent USB 3.0 Universal DS (UDS) ini tidak bisa dibilang kecil. 13x6.1x12.2 cm, mungkin sekitar 6 tumpuk wadah CD (bukan DVD) dan bobotnya juga cukup berat 340gr, belum termasuk adaptornya. Untuk itu kalau kamu cuma butuh colokan USB, lebih baik mencari USB hub.

Colokan yang tersedia pada UDS sangat amat lengkap dan banyak:

  • 2x USB charger (no data)
  • 2x USB 2.0
  • 2x USB 3.0
  • 1x HDMI
  • 1x DVI
  • 1x mic
  • 1x stereo jack
  • 1x LAN
  • Serta tentu saja, colokan adapter dan USB input.
  • Semua port tersebut terletak di belakang UDS, disisi samping dan depan tidak ada colokan apapun.

(Short) Review

Pertama kali menghubungkan UDS dengan laptop gw menggunakan kabel USB 3.0 yang disediakan, Windows 10 secara otomatis mencari dan mendownload driver yang dibutuhkan. Praktis CD yang disediakan dalam paket tidak terpakai. Untunglah, karena laptop gw tidak memiliki DVD drive.

Setelah instalasi driver selesai, Windows pun melakukan restart, dan semua colokannya berfungsi. Benar-benar plug 'n play.

Gw pun mencoba untuk memasang dua monitor LG gw ke colokan HDMI dan DVI-nya, langsung saja laptop gw memiliki tiga buah layar, dengan masing-masing memiliki resolusi 1080p! Semua piranti yang gw coba, mulai dari keyboard, mouse, speaker, printer, kabel LAN berfungsi dengan sempurna. Tidak ada kendala sama sekali. Benar-benar memuaskan.

Yang gw sukai dari desain fisiknya adalah adanya tempat untuk menaruh laptop secara vertikal sehingga tidak memakan banyak tempat di meja. Tentu saja ini berarti laptop harus dalam keadaan tertutup, dan Windows harus diseting agar laptop tidak otomatis 'Sleep' pada saat layar ditutup.

Salah satu kelemahan yang gw rasa dalam pemakaian UDS ini adalah suara yang dihasilkan tidak terlalu baik, biarpun dapat dibilang cukup lah. Ini karena UDS memiliki prosesor suara sendiri (USB speaker) yang tidak terlalu luar biasa.

Juga mungkin bagi beberapa orang, colokan 4x USB yang disertakan terasa kurang. Entah mengapa Sabrent memilih untuk menyertakan 2x colokan USB charger yang tidak berfungsi untuk transfer data.

Selain itu letak port USB yang hanya tersedia dibelakang alat cukup mengganggu saat gw butuh untuk memasang flash disk, untungnya laptop gw masih memiliki 3 colokan USB yang lebih mudah digapai.

Terakhir, UDS ini tidak memiliki colokan modern seperti USB-C, display port, thunderbolt dsb yang mungkin dibutuhkan dimasa depan.

Entah mengapa mereka memakai gambar Mac yang ternyata tidak terlalu kompatible dengan Sabrent.Bagi kamu pengguna Mac, sebaiknya berhati-hati, karena konon ada masalah kompatibilitas dengan MacOS versi tertentu. Sementara untuk Linux, konon bisa berfungsi baik, walaupun di situs Sabrent-nya sendiri tidak mencantumkan kompatibilitas dengan Linux.

Seriously…

Sebenernya, beberapa merk laptop terkemuka suka meluncurkan DS resminya. Misalnya Asus atau Dell. Biasanya DS resmi lebih mudah dipakai, tapi harganya cukup tinggi dan cukup sulit didapat, bahkan kadang hanya kompatibel dengan laptop tipe-tipe tertentu (yang biasanya mahal).

Kalau kamu membutuhkan sebuah DS untuk laptop kamu, Sabrent USB 3.0 Universal Docking Station ini bisa dijadikan sebuah alternatif. Dengan pilihan colokan yang cukup banyak dan beragam, gw rasa cukup memenuhi hasrat seorang nerd sekalipun. Apalagi penggunaannya yang sangat mudah, benar-benar plug 'n play.

Overall, gw puas banget dengan Sabrent ini. Hanya saja sayangnya produk ini agak sulit didapat di Indonesia. Mungkin ada juga DS-DS lainnya, hanya saja bentuk UDS yang ringkas dengan dudukan laptop menjadi nilai tambah yang menarik.


Posted By: admin
Posted On: Nov-08-2018 @ 09:50pm
Last Updated: Nov-08-2018 @ 10:09pm

There is no comment

More Comments/Post Your Own