Membangun Warnet - Part 4: Komputer

Membangun Warnet - Part 4: Komputer

Nah sekarang kita ditopik yang agak seru, terutama bagi nerd kayak saya. Spesifikasi komputer apa yang cocok buat warnet? Seperti yang udah saya singgung di awal, ada tiga kelas warnet, dan setiap kelas membutuhkan spek PC yang berbeda pula.

Harga yang tercantum hanyalah perkiraan, pada prakteknya bisa lebih tinggi, atau lebih rendah.

PC untuk Warnet Budget

Untuk kelas budget, spek PC-nya gak rewel, kasarnya asal nyala, tapi sebenernya gak asal nyala juga. Memilih komponen yang terlalu murah justru dapat merepotkan di masa depan.

  • Untuk CPU, saya sarankan AMD A-series, idealnya A6-6400K. CPU ini saya sarankan karena sudah berisi IGP alias VGA onboard yang cukup mumpuni. Dari pengalaman, CPU ini cukup untuk memainkan game-game online seperti PointBlank, Fifa2, Team Fortress 2, DOTA2, dsb. Selain itu TDP-nya cukup rendah, hanya 65 watt, yang dapat menghemat pemakaian listrik.
  • GPU: cukup gunakan IGP AMD.
  • RAM: minimal 4GB (wajib).
  • Motherboard: sebaiknya memilih yang sudah memiliki koneksi LAN gigabit dengan merk yang agak terjamin seperti MSI, Gigabyte, Asrock, dsb. Koneksi gigabit nantinya dapat digunakan kalau satu saat kamu ingin memanfaatkan teknologi diskless. Sementara mobo bermerk, biasanya menggunakan komponen-komponen yang lebih berkualitas daripada mobo dengan merk gak jelas. Efeknya mobo bisa bertahan lama, dan tidak perlu diganti sampai bertahun-tahun.
  • Monitor: minimal ukuran 16".
  • Hard-disk: ukuran 250GB sudah cukup untuk menginstal game-game populer.
  • OS: MS Windows 7 64-bit. Kecuali jika terpaksa banget, boleh pake Windows XP 32-bit, tapi RAM yang bisa dipakai hanya 3GB!
  • Aksesoris lainnya seperti speaker, keyboard & mouse, dapat menggunakan tipe standar dari merk seperti A4, Genius & Logitech.
  • Koneksi: Telkomnet Speedy Fiber Optic 10MBps, bukan karena gaya, tapi karena lebih murah daripada koneksi kabel telepon tembaga!
  • Tambahan: jika memungkinkan gunakan server updater dengan mode local. Tar saya bahas apa itu updater.
  • Perkiraan biaya per PC: Rp3.200.000 (harga per Januari 2016)


PC untuk Warnet Performance

Untuk kelas ini, pelanggan lebih memperhatikan kualitas grafik:

  • Untuk CPU, bisa dipilih Intel Dual Core, atau AMD FX 4300.
  • GPU: dapat memilih antara AMD Radeon R7 250, atau Nvidia GT740. Yang perlu diperhatikan, selalu prioritaskan RAM DDR5 daripada RAM yang besar tapi masih DDR3. RAM 1GB DDR5 akan menghasilkan kualitas grafik jauh lebih baik daripada RAM 2GB DDR3.
  • RAM: minimal 4GB (wajib).
  • Motherboard: sama seperti kelas budget.
  • Monitor: minimal 19".
  • Hard-disk: minimal 250GB.
  • OS: MS Windows 7 64-bit. Wajib.
  • Aksesoris satu level diatas kelas budget tapi gak perlu level Razer. Mungkin merk Logitech atau Genius yang agak lebih elit.
  • Koneksi: Telkomnet Speedy Fiber Optic 20MBps. Atau Telkomnet Speedy Fiber Optic 10MBps + backup wireless 2MBps.
  • Tambahan: jika memungkinkan gunakan server updater dengan mode virtual atau sekalian diskless. Tar saya bahas apa itu updater.
  • Perkiraan biaya per PC: Rp5.300.000  (harga per Januari 2016)

PC untuk Warnet Elite

Nah untuk warnet seperti ini spek PC bener-bener harus diperhatikan, karena pelanggan akan lebih rewel mengingat tarif sewanya lebih mahal.

  • Untuk CPU, bisa dipilih Intel i5, atau AMD FX 8350.
  • GPU: dapat memilih antara AMD Radeon R7 360, atau Nvidia GTX750.
  • RAM: minimal 4GB dual channel.
  • Motherboard: pertimbangannya sama seperti kelas budget, hanya saja merk nya diusahakan Asus atau selevel.
  • Monitor: minimal 20" IPS, Full HD 1080p
  • Hard-disk: disarankan diskless.
  • OS: wajib MS Windows 7 64-bit.
  • Aksesoris level Razer dsb.
  • Koneksi: Telkomnet Speedy Fiber Optic 100MBps + backup wireless 5MBps.
  • Tambahan: memakai updater dengan mode diskless.
  • Perkiraan biaya per PC: Rp8.800.000  (harga per Januari 2016)
  • Untuk mengurangi biaya, bisa juga spek PC dicampur antara kelas elite dengan kelas performance. Biasanya yang kelas elite sering disebut paket VIP. Tentu saja dengan harga yang berbeda.

Pertimbangan

Biarpun terkesan mahal (dan memang mahal), tapi pertimbangannya adalah PC klien biasanya bekerja cukup keras, kadang harus menyala 24 jam, serta umumnya dapat balik modal dalam waktu kurang dari satu tahun, selama tidak main banting harga dan pasarnya tepat sasaran.

Contohnya PC generasi awal di warnet saya sudah 4 tahun lebih belum pernah diganti. Ada seh beberapa komponen yang diganti, seperti hard-disk, mobo, dsb. Tapi jumlahnya relatif sedikit.

Kesimpulannya, biarpun investasi awalnya agak tinggi, tapi selama PC-nya awet, dalam jangka panjang tetap  lebih menguntungkan daripada mengambil merk abal-abal dengan kualitas yang meragukan.


Posted By: admin
Posted On: Jan-12-2016 @ 02:15pm
Last Updated: Jan-12-2016 @ 02:36pm

There are 6 comments

Tanya
Artikelnya sngat bermanfaat. Kalau boleh saya mau tanya : bagaimana memilih mobo yg bisa bertahan 5 tahun ? (Pemakaian 24 jam sehari). Apakah mobo dengan chipset A88X berkwalitas lebih baik dari mobo dengan chisept budget seperti A58, A68 ? Terima kasih.

There are 1 replies on this comment
Guest Feb-07-2016
psu
untuk client enaknya pake psu apa? apakah aman kalo pakai psu bawaan casing? atau lebih baik yg udah 80+? soalnya harganya juga bagaikan langit dan bumi #lebay

There are 1 replies on this comment
Guest Jun-17-2016
Windows 7 64bit
apa keunggulan windows 64 bit gan? kompabilitas dng game online gmn?

There are 1 replies on this comment
Guest Jan-17-2017

More Comments/Post Your Own