Mermaid

Mermaid

Pada awal tahun 2016, sebuah film mandarin mengguncang dunia persilatan, menjadi film mandarin paling sukses sepanjang masa, yang berhasil mengumpulkan box office sampai $500 juta (tepatnya 3,4 miliar yuan)! Sebuah pencapaian yang sangat amat luar biasa. Bahkan film hollywood sendiri cukup sulit mencapai angka tersebut.

Jelas sebagai seorang yang cukup menggemari filmnya Stephen Chow (selaku sutradara film ini), saya merasa perlu untuk menonton film ini dong. Dan saya merasa 1,5 jam waktu saya terbuang percuma.

Mermaid, Merman, Merfamily, Merkingdom… Octopus?

Film ini dibuka dengan sebuah adegan di museum penipu yang memajang hewan-hewan yang sudah punah, karena namanya juga museum penipu jelas isinya hanya sampah, dan gak ada hubungan dengan sisa film ini. Kalo gak ada hubungan dengan film ini, lalu kenapa dibahas? Kenapa difilmkan juga? Hmm…

Lalu ceritanya melompat pada sebuah pelelangan, dimana seorang taipan Liu Xuan membeli sebuah pulau untuk direklamasi dijadikan perumahan elit. Untuk itu dia memasang sonar yang dapat mengusir (dengan cara membunuh) semua hewan-hewan laut yang mendekati pulau tersebut, termasuk lumba-lumba. Kenapa dibunuh? Apakah aktifis lingkungan gak bakal memprotes tindakannya? Bukankah tujuan membeli rumah di pinggir laut untuk melihat lumba-lumba bermain? Good question.

Ternyata di pulau tersebut ada satu koloni mermaid yang marah dengan tindakan Liu Xuan, dan mengutus seorang mermaid yang menurut mereka sangat cantik, yaitu Shan, untuk menggoda Liu Xuan, dan saat yang tepat akan membunuh Liu Xan. Kenapa membunuh Liu Xuan? Apakah dengan membunuh Liu Xuan lantas pembangunan di pulau akan dibatalkan? Another good question.

Ternyata rencana para mermaid berantakan karena Shan benar-benar jatuh cinta pada Liu Xuan, demikian juga Liu Xuan mencintai Shan. Bahkan Liu Xuan langsung ngebet ngajak nikah Shan. Bukankah Liu Xuan adalah pebisnis tangguh, kok langsung mengajak Shan menikah tanpa mengetahui asal usul dsb?  Apalagi Liu Xuan baru mengenal Shan semalam! Yet another good question.

Akhirnya Liu Xuan mengetahui bahwa Shan adalah mermaid, saat Liu Xuan akan dibunuh, Xuan menyelamatkan Liu Xuan. Kemudian Liu Xuan memutuskan untuk mematikan sonarnya, dan memberitahukan partner bisnisnya mengenai mermaid. TERNYATA, oh ternyata, partner bisnisnya sudah mencurigai adanya mermaid di pulau itu, dan berencana untuk membunuh para mermaid untuk diselidiki. Kenapa dibunuh? Kenapa tidak ditangkap hidup-hidup? Bukankah specimen mahluk hidup itu paling baik dalam keadaan hidup? Kok bisa pas banget partner bisnisnya berburu mermaid? Very good question!

Why, oh, why?

Kalau ngomongin film super hero itu banyak plot hole-nya, saya gak tahu film ini dibilang apa. Saringan air? Plot holenya bertebaran di sana sini. Ceritanya tidak original. Pemainnya tidak antusias. Special effect-nya bersaing dengan sinetron TV lokal. Jokenya terkesan murahan dan dipaksakan serta sering diulang-ulang. Intinya benar-benar mengecewakan. Apalagi dalam film ini, Stephen Chow tidak berperan sebagai bintang utama.

Saya masih jauh lebih suka film Stephen Chow yang lama, seperti God of Gamblers 2, Shaolin Soccer, Kungfu Hustle, Fight Back to School, dsb. Biarpun rata-rata film dia emang ceritanya lemah banget, tapi setidaknya sangat menghibur dan kocak banget. Film Mermaid ini, menghibur pun tidak.

Saya masih bingung bagaimana film ini bisa mendapatkan box office $500 juta. Apakah di China saat itu tidak ada film yang bagus, atau pamor Stephen Chow memang sangat besar di sana? Lebih mengherankan, rating rata-rata di rottentomatoes.com mencapai 90%. Sementara imdb.com hanya 6.6. Kalau saya, 40% saja.

Seriously

Satu-satunya yang menarik dalam film ini adalah Zhan Yuqi yang berperan sebagai karakter antagonis. Uh… seksi.


Posted By: admin
Posted On: May-18-2016 @ 11:50pm
Last Updated: May-18-2016 @ 11:58pm

There is no comment

More Comments/Post Your Own