Moana

Moana

Kembali kami mengisi waktu kami dengan menonton sebuah film. Kali ini kami menonton film keluarga produksi Walt Disney Studios (bukan Pixar), "Moana". Yang digadang-gadang sebagai film terbaik Disney. Benerkah demikian? Bisakah Moana menggeser posisi "Frozen" dalam koleksi bluray saya? Let's see…

Dikisahkan 1000 tahun yang lalu, seorang manusia setengah dewa, Iwan Fals Maui berjuang agar diterima ditengah manusia. Dia bersusah payah membuat pulau, menciptakan pohon kelapa, mengalahkan monster-monster, mencuri api, dan terakhir dia berusaha memberikan keabadian pada manusia dengan mencuri jantung Te Fiti (bukan Teh Fifi). Namun setelah mendapatkan jantungnya, Maui dikalahkan monster lava Te Ka, sehingga akhirnya jantungnya hilang ke lautan, dan Maui terdampar di suatu pulau.

Seribu tahun kemudian, tersebutlah seorang gadis bernama Moana yang menyukai legenda Maui, dan ingin sekali bertualang keluar dari pulaunya. Namun karena dia seorang putri raja dan karena faktor masa lalu juga, Moana dilarang melaut. Bukan hanya Moana, bahkan tidak ada seorang pun di pulau itu yang boleh melaut.

Akan tetapi, lama kelamaan kondisi pulau tempat tinggalnya digerogoti wabah misterius yang mengakibatkan pohon kelapa menjadi kering dan ikan pun sulit didapat. Akhirnya Moana nekat melaut, mencari Maui agar Maui membantunya mengembalikan jantung Te Fiti yang dipercaya dapat mengembalikan keadaan.

Sepanjang perjalanan Moana & Maui yang ditemani seekor ayam, harus menghadapi berbagai rintangan, seperti bajak laut kelapa bernama Kakamora, kemudian monster kepiting, dan tentu saja monster lava Te Ka.

Review

Saat saya menonton film ini, saya sebenernya kaget juga, karena film ini agak berbeda dengan trailernya. Ternyata film Moana ini mirip Frozen, dalam artian buanyak buanget lagunya. Well, to be fair, trailer Frozen juga tidak menonjolkan aspek operanya.

Tentu saja itu bukan hal yang buruk, hanya saja hal itu perlu diperhatikan sebelum menonton Moana. Opera-like, seperti Frozen, seperti jaman keemasan Disney. Tapi dibandingkan lagu-lagu Frozen, sepertinya tidak (belum?) ada lagu Moana yang booming sampai bosen denger di radio setiap hari.

Secara grafis, Moana kembali menaikan kelas CGI dari Walt Disney Studios. Karena Moana mengambil seting petualangan ditengah laut, gak heran kalau simulasi air menjadi salah satu faktor utama film ini. Dan hasilnya luar biasa banget. Laut dalam film ini terasa realistis, ombak yang menderu, badai yang menyeramkan, perahu yang dibasahi air, pantai yang dibasahi lautan, pokoknya luar biasa.

Biarpun kalau dibandingkan kualitas animasi Piper, sebuah film pendek yang juga berasal dari Disney Pixar, rasanya kualitasnya agak diturunkan. Pada Piper simulasi air & pasirnya bikin keringatan, gak kebayang simulasi fisik & refraksinya. Sedangkan pada Moana, simulasi pasirnya tidak begitu realistis, mungkin agar proses rendering-nya tidak terlalu lama.

Dari segi cerita, well, Moana adalah film keluarga, tentunya gak bisa berharap cerita yang terlalu rumit atau gelap. Lebih pada happy go lucky. Bahkan dibandingkan Frozen, cerita pada Moana jauh lebih sederhana dan sangat bisa ditebak. Apalagi karena Moana mengambil seting legenda Maui, maka banyak elemen supernatural yang 'mempermudah' petualangan Moana.

Seriously…

Jika dibandingkan film animasi Disney lainnya, saya rasa Frozen tetap merupakan animasi Disney terbaik sepanjang masa. Lagunya, ceritanya, karakternya, bener-bener top dan saling melengkapi. Moana terasa jauh lebih sederhana dan lebih ringan. Rasanya cerita Moana lebih dapat dinikmati oleh anak-anak daripada Frozen.

Tapi kalau dibandingkan Finding Dory dari Pixar, o boy, entah siapa yang menganggap Finding Dory adalah ide yang baik. Seriously, ikan laut bisa hidup di air mancur? SMH…

Kesimpulan akhir, Moana is not the best Disney animations, but better than most other animations.

Rating: 75%.


Posted By: admin
Posted On: Dec-06-2016 @ 02:00pm
Last Updated: Dec-06-2016 @ 02:35pm

There is no comment

More Comments/Post Your Own