Pengalaman Klaim Reimburse Prudential

Pengalaman Klaim Reimburse Prudential

Setelah sebelumnya gw ngebahas soal patah tulang, mengurus SIM, sekarang giliran soal duit. Seperti yang kita tau, duit seperti udara, kita gak bisa hidup tanpa duit. Untuk melindungi diri kita dari masalah finansial, kita perlu yang namanya proteksi, semisal asuransi. Dengan asuransi, bukan berarti jika sakit terasa nikmat, tapi setidaknya membantu meringankan biaya.

Nah setelah terdengar seperti agen asuransi, gw mau ngomongin soal klaim asuransi, terutama asuransi Prudential yang gw pakai. Kalau sebelumnya gw dah pernah ngomongin soal operasi hernia menggunakan kartu asuransi, kali ini gw mau ngomongin proses reimburse asuransi.

Apa Itu Reimbursement?

Saat gw menggunakan kartu asuransi, sebagai pasien gw cukup memperlihatkan kartu sakti itu, dan semua biaya yang timbul selama di rumah sakit akan secara otomatis ditanggung pihak asuransi sesuai dengan plafon yang berlaku. Praktis gw tidak perlu mengeluarkan duit banyak dan hanya menutup selisih biaya dengan plafon gw.

Berbeda dengan sistem kartu, sistem reimburse mengharuskan kita untuk membayar sendiri semua biaya-biaya yang timbul selama kita sakit. Setelah itu kita mengumpulkan data-data yang diperlukan, terutama faktur pembayaran, kemudian diberikan ke perusahaan asuransi. Perusahaan asuransi akan mengevaluasi klaim kita, dan jika memenuhi syarat, asuransi akan mengganti biaya yang telah kita keluarkan.

Memang sih, sistem kartu jauh lebih enak dan mudah. Tapi dalam beberapa kasus tertentu, seperti kasus darurat, atau RS tidak bekerja sama dengan perusahaan asuransi, atau rawat jalan seperti gw, mau tidak mau kita harus melakukan klaim secara reimburse.

Prosedur Reimbursement

Jadi setelah gw diobati karena patah tulang, gw baru teringat bahwa gw memiliki asuransi Prundetial. Maka gw mendatangi booth Prudential yang ada di RS tersebut. Dari situ gw dijelaskan beberapa hal:

  1. Untuk kasus kecelakaan, yang di-cover oleh Prudential adalah segala biaya yang timbul (sesuai limit) dalam 24 jam setelah kejadian.
  2. Untuk biaya-biaya yang muncul setelah 24 jam, tidak di-cover asuransi. Ini berarti biaya dokter, rontgen & obat yang timbul saat gw kontrol ulang tidak ditanggung Prudential.
  3. Gw harus meminta yang namanya "Resume Medis" ke pihak RS sebagai salah satu syarat klaim.
  4. "Resume Medis", setidaknya di RS tersebut, dikenai biaya Rp50.000,-. Dan membutuhkan waktu proses seminggu.
  5. Mengisi formulir klaim yang dapat diminta ke agen atau di-download sendiri di sini.
  6. Semua dokumen harus asli atau dilegalisir RS. Untuk faktur pembayaran harus meminta rekap ke bagian keuangan RS yang dilengkapi cap dan tanda tangan rumah sakit.
  7. Semua dokumen yang dikumpulkan dapat diberikan ke agen atau dikirimkan ke kantor Prudential Jakarta melalui POS atau kurir tercatat. Alamatnya adalah:
    Prudential Tower
    Jl. Jend. Sudirman kav. 79, Jakarta 12910
    INDONESIA

Karena gw gak tau siapa agen gw (sudah 3x ganti agen, gw sampai tidak tahu nama dan telepon-nya), maka gw memutuskan untuk mengirimkan semua dokumen melalui kurir Wahana.

Beberapa hari kemudian gw mendapatkan SMS konfirmasi dari Prudential bahwa mereka telah menerima dokumen klaim gw, dan akan memberitahukan keputusannya secepatnya.

Kurang lebih seminggu kemudian, gw mendapatkan SMS bahwa klaim gw telah diterima, dan akan ditransfer via bank ke rekening gw.

Ternyata memang benar, semua biaya-biaya yang timbul setelah 24 jam tidak bisa diklaim asuransi. Dan dari beberapa faktur yang gw kirimkan, ternyata ada satu faktur yang tidak bisa diterima asuransi karena faktur itu tidak dilengkapi cap & tanda tangan rumah sakit. Untuk itu pastikan untuk meminta rekap faktur!

Sekitar 1-2 hari kemudian, gw memeriksa rekening bank gw, dan ternyata pihak Prudential sudah mentransfer sejumlah uang ke rekening gw. Yah biarpun hanya menerima 50% dari klaim gw (karena 50% biaya timbul setelah hari H+1), tapi lumayan lah. Setidaknya cukup meringankan beban biaya gw.

Seriously...

Kesimpulan yang gw bisa petik dari sini adalah, ternyata proses reimbursement tidaklah serumit yang sering digosipkan. Selama kita mengikuti prosedur yang berlaku dan memenuhi semua persyaratannya, proses reimbursement berjalan sangat lancar dan sesuai janji.


Posted By: admin
Posted On: Mar-28-2019 @ 02:05pm
Last Updated: Mar-28-2019 @ 02:26pm

There is no comment

More Comments/Post Your Own