Pernikahan 5: Persiapan Pernikahan & Hari H

kawinan___public.docx (57 KB, downloaded 785×)
Pernikahan 5: Persiapan Pernikahan & Hari H

Nah, setelah saya panjang lebar menjabarkan langkah-langkah apa saja yang bakal terjadi sejak terjadinya tunangan (atau lamaran) sampai hari H, berikut saya bakal jelaskan apa saja  yang harus dipersiapkan untuk pernikahannya itu sendiri alias hari H.

Persiapan pernikahan memang tidak mudah, acaranya sendiri hanya berlangsung satu hari (kadang cuma 6 jam, seperti acara saya) tapi persiapannya sendiri bisa mencapai 6 bahkan 12 bulan sebelumnya.

Perhatian! Blog ini bisa dijadikan acuan awal untuk melihat kerumitan persiapan sebuah pernikahan. Tapi jangan hanya bermodal blog ini saja, hubungi orang-orang yang lebih mengerti soal pernikahan, kunjungi juga forum-forum online seperti weddingku.com, bridestory.com, dsb. Agar lebih mudah, pertimbangkan menyewa wedding organizer. Jika ada pertanyaan lain, boleh juga dilontarkan di blog ini, saya akan coba jawab jika memang bisa.

The To Do List

Saat saya mempersiapkan pernikahan saya, saya mendapatkan sebuah to do list yang bagus banget dari weddingku.com, yang berisi persiapan apa saja yang harus dilakukan dari 6-12 bulan sebelum hari H, sampai H-1.

To do list itu saya ubah disesuaikan dengan kebutuhan saya, dan dapat didownload di link diatas. Ada beberapa tips mengenai to do list tersebut:

  • Jangan lupa menuliskan semua vendor dan pihak yang terlibat, termasuk: nama, alamat & nomer teleponnya. Biarpun kamu memakai WO, hal ini lebih baik dilakukan.
  • Untuk jadwal, fotografer saya menyarankan agar saya memajukan semua jadwal dari rencana semula. Misalnya pemberkatan pukul 10:00, lebih baik dicantumkan pukul 09:30 karena tradisi orang Indonesia yang selalu ngaret, dan faktor-faktor lainnya.
  • Bagikan informasi jadwal pada semua orang yang terlibat, termasuk pada bestman, bridesmaid, keluarga inti, keluarga besar, dsb. Emang terkesan overkill, tapi ternyata cukup penting!
  • Jangan Lupa Istirahat!
  • Usahakan agar semua persiapan beres H-7, sudah termasuk bagi undangan, tentukan menu, tentukan hotel, mobil, dsb. Pokoknya H-7 s/d H-1 itu minggu tenang, lagipula disebut minggu tenang, biasanya selalu ada yang lupa diurus.
  • Minum multivitamin jika perlu, saya sendiri minum Imboost selama 1 minggu itu, padahal Imboost gak boleh diminum terus-terusan, tapi daripada pas hari-H sakit, ya sudah lah.
  • H-3 s/d H-1 bener-bener total istirahat, jangan sampai pengantin ada mata panda, atau malah sakit masuk angin karena kurang tidur!

Jangan Lupa Asisten!

Jujur saya bilang satu hal, jangan terlalu berharap bantuan keluarga pada hari H! Bukan karena saya gak percaya keluarga sendiri, tapi karena keluarga bakal sibuk dengan urusan mereka masing-masing. Mereka juga punya keluarga sendiri yang harus mereka tangani, belum lagi kebutuhan pribadi mereka.

Untuk itu, saya saranin untuk membawa asisten (bukan bridesmaid, best man, WO, atau panitia sibuk), bener-bener asisten yang bisa diminta bantuan untuk kesana-kesini, bawa ini itu, beresin ini itu, dsb. Asisten boleh siapa saja, asalkan dapat dipercaya.

Saya sendiri tadinya gak bakal bawa asisten, tapi saya berubah pikiran dan akhirnya menyewa asisten. Terbukti dia adalah aset yang sangat berharga di hari H. Semua keluarga saya, dan keluarga besar, benar-benar sibuk dengan urusan masing-masing; gak mungkin saya bisa meminta mereka untuk (misalnya) mengambil bunga di resepsionis hotel, atau mengambilkan makanan untuk pengantin, asisten lah yang mengerjakan itu semua!

Hari H

Pada hari H, jangan lupa makan pagi! Ini penting banget, banyak yang lupa atau tidak sempat makan pagi. Kalau tidak sempat makan pagi, upayakan ngemil. Jangan sampai pingsan gara-gara lupa makan pagi. Seharian itu bakal berat banget dan capek banget, masalahnya karena euforia kadang kita gak ngerasa capek atau lapar, tau-tau badan gak kuat, dan jatuh.

Setelah hari H selesai, selamaaatttt!!!! Yippie kay yay! Jangan lupa bayar tagihan restoran & hotel sebelum bulan madu yah :) !

Penutup

Bisa dibayangkan betapa rumitnya mengurus suatu acara pernikahan. Acaranya sebentar, persiapannya mumet, panjang dan mahal; serta hampir tidak mungkin diulang kembali.

Untuk itulah saya gak bosen-bosennya bilang, gunakan blog ini sebagai acuan dan perkaya informasi melalui situs-situs & blog pernikahan lainnya serta konsultasikan dengan orang tua, vendor dan wedding organizer kamu.

Juga untuk keamanan bersama saya harus bilang, “blog ini adalah acuan informasi pernikahan, gunakan hanya sebagai referensi awal. Blog & penulis blog ini tidak bertanggung jawab atas berlangsungnya pernikahan Anda”.


Posted By: admin
Posted On: Oct-07-2015 @ 11:55pm
Last Updated: Oct-27-2015 @ 12:30am

There is one comment

Trims
Trims buat infonya! Moga berguna buat nikahan saya.

Guest Nov-10-2015

More Comments/Post Your Own