Review Awal: Catchplay

Review Awal: Catchplay

Setelah kemarin saya mendapatkan penawaran iflix, hari ini saya dapat penawaran lagi dari IndiHome, yaitu "CatchPlay". Tepatnya tgl 2 Juni kemarin, PT Telkom bekerja sama dengan Catchplay untuk memboyong layanannya ke Indonesia. Apa itu Catchplay (CP)?

CP adalah perusahaan berbasis di Amerika yang bertindak sebagai distributor film di Taiwan, selain bertindak sebagai suplier, CP juga masuk di bisnis VOD, alias video on demand, alias nonton film online.

Lalu apa bedanya ama iflix kemarin? Bedanya, kalo iflix sama seperti netflix, lebih berfokus di serial TV; maka CP sama seperti Google Play Movies, atau Apple iTunes Movies, jadi lebih fokus ke film-film box office.

Keanggotaan

Dalam CP ada sistem "Keanggotaan Gratis" & "Keanggotaan Bayar". Dengan "Keanggotaan Gratis" itu kamu gak perlu keluar duit sepeser pun buat nonton film box office. Tentu saja ada tapinya.

Film dalam CP itu dibagi dalam dua kategori besar: "Premium" dan "Free".

  • Film Premium itu wajib bayar per film, baik anggota bayar maupun anggota gratis.
  • Sementara Film Free itu bisa ditonton sepuasnya untuk anggota bayar, sementara untuk anggota gratis, hanya bisa menonton 1 judul per bulan.
  • Judul film Free jauh lebih sedikit daripada premium, dan sepertinya tiap bulan ganti judul.

Koleksi

Koleksinya cukup up to date, seperti Hunger Game: The Mockingjay 2, Insurgent, Gods of Egypt. Tapi saya gak ketemu film yang bener-bener baru seperti Zootopia, Star Wars 7, The Revenant, dsb. Padahal fim-film tersebut saat ini sudah ada di iTunes & Google.

Biarpun koleksinya agak baru, tapi jumlahnya masih sangat amat sedikit sekali, misalnya genre komedi hanya ada 73 judul. Jauh banget dibandingkan kompetitornya.

Judul yang tersedia gak hanya film Hollywood, tapi ada juga film Indonesia & Mandarin.

Biaya

Untuk biaya:

  • Untuk yang akun Gratis, bener-bener free, asal sabar nonton 1 judul per bulan.
  • Untuk yang akun Berbayar, saat ini dikenakan tarif Rp60.000/bulan, gratis nonton film Free sepuasnya, dan gratis nonton satu judul film Premium. Konon harga itu harga promo, aslinya Rp90.000.
  • Satu akun hanya bisa dipakai oleh satu device.

Untuk sewa film Premium:

  • Biaya sewa per film adalah: Rp27.000++ untuk film Hollywood, dan Rp18.000++ untuk film lainya. Plus PPN 10%.
  • Untuk film premium, kamu dikasih waktu untuk menonton dalam 48 jam sejak film dibeli.
  • Semua film tersedia versi HD-nya.

Khusus pelanggan IndiHome:

  • Pelanggan 10 mbps dapat gratis akun Berbayar selama 1 bulan.
  • Pelanggan 20 mbps dapat gratis 3 bulan.
  • Sementara 30 mbps keatas dapat gratis 6 bulan.
  • Biarpun saya pelanggan 20 mbps tapi cuma dapat 1 bulan. Gak masalah juga, karena saya gak gitu tertarik dengan Catchplay ini.

Kualitas Film

Kamu bisa mengakses CP menggunakan web maupun app. Tapi saya mendapatkan masalah saat memutar film di browser, semuanya stuck di menit-menit awal dan gak bisa lanjut, apapun browser yang saya coba.

Jadi kalau mau nonton memang harus dari app-nya, saya gak mendapatkan masalah berarti saat menonton di app-nya, bahkan lebih responsif daripada app-nya iflix.

Untuk kualitas tersedia versi HD, tapi saya gak bisa menemukan cara untuk memilih kualitas SD ataupun HD. Sepertinya jika bandwidthnya memungkinkan film akan diputar dengan kualitas HD.

Kemudian konon film-filmnya sudah memiliki subtitle, tapi dari semua film yang sempet saya test, tidak ada yang memiliki subtitle Indonesia.

Seriously…

Untuk saat ini saya nilai CP termasuk berani. Kenapa berani? Karena layanan sejenis sudah tersedia di Google & iTunes dengan harga yang sedikit lebih murah (rental versi HD hanya Rp29.000 tanpa pajak, versi SD hanya Rp25.000), dengan koleksi yang jauh lebih lengkap & baru, dengan dukungan app yang jauh lebih baik tanpa acara hang ataupun tidak bisa diputar di PC.

Satu-satunya kelebihan dari CP hanyalah nonton sepuasnya film yang sudah lama. Tapi daripada membayar Rp60.000 per bulan, saya lebih baik pakai untuk nonton di iflix dengan harga lebih murah, dan serial TV yang lebih baru, serta bener-bener nonton sepuasnya.

Jujur saya gak bisa merekomendasikan CP. Kalau kamu pelanggan IndiHome yang gak keberatan nonton film di tablet, CP boleh dicoba, tapi tidak perlu diperpanjang. Kalau kamu bukan anggota IndiHome, lebih baik tetap bertahan di Google ataupun iTunes. Sambil berharap Telkom tidak tiba-tiba memblok Google & iTunes.

Update

Update medio 2018, dapat dilihat di sini. Pada Mei 2018, gw rasa CP lebih worthed daripada saat review awal ini dibuat.


Posted By: admin
Posted On: Jun-23-2016 @ 12:40am
Last Updated: May-12-2018 @ 10:07pm

Related Pages

Review Awal iFlix Indonesia
Review Awal iFlix Indonesia
Review Hooq dan Komparasi dengan iFlix & CatchPlay
Review Hooq dan Komparasi dengan iFlix & CatchPlay

There is one comment

hilmansky.com
bener bgt.. cp paling tdk direkomendasikan... masa udah bayar per bulan trs nyuruh bayar lagi per film... mending iflix atau netflix aja sekalian...

Guest Feb-17-2017

More Comments/Post Your Own