Review Hooq dan Komparasi dengan iFlix & CatchPlay

Review Hooq dan Komparasi dengan iFlix & CatchPlay

Sebenernya gw gak ada rencana untuk mereview Hooq. Tapi karena gw udah pernah ngereview iFlix dan CatchPlay (CP) rasanya kagok kalo gk mereview hooq.

Karena gw udah pernah ngebahas iFlix & CP, maka pada blog ini gw lebih fokus di Hooq, dan membandingkan koleksi judul ketiga provider ini sampai medio Mei 2018 ini. Jangan heran kalau screen shot-nya pun semuanya soal Hooq, untuk informasi lanjut soal iFlix dan CP dapat dilihat pada blog masing-masing.

Hooq sendiri adalah salah satu layanan streaming film di Indonesia, mirip dengan Netflix, iFlix dan CP. Yang membedakannya adalah pendekatan koleksinya. Kalo iFlix berkonsentrasi dalam serial tv, dan CP berkonsentrasi dalam film, maka Hooq berada ditengah-tengahnya.

Pada Hooq terdapat serial TV barat, Indonesia dan Korea, selain itu terdapat film yang bisa dinikmati gratis oleh pelanggannya, serta ada film yang bisa disewa per judul.

Untuk berlangganan, pelanggan dikenai tarif Rp49.000,- per bulan. Pelanggan berbayar akan mendapatkan akses untuk menonton semua serial TV-nya secara gratis. Tidak ketinggalan cukup banyak judul film yang sudah agak lama, yang dapat dinikmati secara gratis. Selain itu, pelanggan berbayar juga mendapatkan 1 tiket setiap bulan, yang dapat ditukarkan dengan nonton film terbaru. Film yang sudah disewa, dapat disimpan selama 30 hari, dan setelah ditonton harus dihabiskan dalam 48 jam. Cukup standar.

Untuk pelanggan non-berbayar, tetap bisa menikmati beberapa fitur Hooq, yaitu nonton serial TV gratis, tapi hanya episode pertamanya saja. Juga tetap bisa menyewa film dengan membayar sewa per judul.

Koleksi Serial TV

Dari segi koleksi, gw rasa untuk serial TV, Hooq tidak terlalu lengkap. Saat blog ini ditulis (medio Mei 2018), hanya terdapat 25 judul serial TV barat, 11 judul serial Korea, dan 38 judul serial Indonesia. Dibandingkan dengan iFlix misalnya, yang satu kategori "Action" saja sudah terdiri dari 40 judul, sementara komedi 143 judul (biarpun beberapa episode spesial dihitung terpisah), belum kategori lainnya. Walaupun herannya, begitu serial "Friends" menghilang dari iFlix, judul yang sama juga turut menghilang dari Hooq. Padahal gw belum selesai menontonnya.

Judul-judul serial TV-nya, Hooq didominasi film-film "Action Hollywood", seperti The Flash, Gotham, Outsiders. Untuk serial lokal, ada Tukang Bubur Naik Haji, Untung Ada Sule, dsb. Sementara serial Korea-nya terdapat Angel Eyes, Empire of Gold, dsb.

iFlix? Tidak perlu disebut, karena sangat banyak. Selain serial-serial TV wajib tonton seperti "The Big Bang Theory", "The IT Crowd", "Mr Robot" dsb. Juga ada serial Korea, serial lokal, Mandarin, dsb.

Koleksi Film Lawas

Untuk koleksi film lawas Hooq cukup lengkap, setidaknya ada 460+ judul sampai tengah Mei 2018. Sementara di CP, terdapat 780+ judul yang termasuk dalam Movie Lovers (gratis untuk pelanggan berbayar). Di iFlix untuk kategori "Action" terdapat 319+ judul, belum dihitung kategori lainnya.

Judul-judul film di ketiga provider ini bervariasi, sehingga sulit untuk dibandingkan secara langsung. Misalnya Hooq memiliki The Amazing Spiderman 1 & 2 yang tidak dimiliki kompetitornya. Sementara di iFlix, judul-judul filmnya lebih 'kuno' daripada Hooq, tapi memiliki Iron Man 3 (tidak ada Iron Man 2?). Dan di CP, ada La La Land & Power Rangers yang relatif lebih baru, dan tidak ada di kompetitornya.

Tapi secara umum film lawas di iFlix lebih tua daripada kompetitornya. Dan film lawas di CP relatif lebih baru daripada yang lain.

Koleksi Film Baru (Sewa)

Tarif berlangganan dan sewa film di Hooq.

Sementara iFlix tidak memiliki koleksi film baru, Hooq memiliki 220+ judul film yang bisa disewa dengan tarif Rp22,400 dengan kualitas HD. Sementara CP lebih sulit dihitung karena daftarnya menggabungkan film lawas dan baru. Tapi gw rasa lebih banyak daripada Hooq. Untuk tarifnya sendiri sedikit lebih murah daripada Hooq, yaitu Rp22,000 (HD).

Untuk judul, CP jauh lebih update daripada Hooq. Tapi bukan berarti semua film di Hooq ada di CP. Hooq tidak memiliki judul seperti Molly's Game, Downsizing, The Commuter, dsb. Tapi CP juga tidak memiliki film Jumanji, The Star, bahkan Star Wars The Last Jedi (whaaattt???) yang ada di Hooq.

Review Hooq

Lebih tepatnya, komplen dengan Hooq. Ada beberapa masalah yang membuat gw kurang sreg dengan Hooq.

Pertama adalah login yang ribet. Mungkin hanya Hooq satu satunya web yang gw pernah alami yang tidak memiliki password untuk mengaksesnya. Sebagai gantinya, setiap mau login, pelanggan cukup memasukkan alamat email, dan menunggu datangnya email yang berisi link untuk konfirmasi login.

Sekilas cara itu terdengar praktis, tapi beberapa kali email konfirmasi Hooq terlambat atau tidak masuk ke mailbox gw. Untuk itu gw harus mencoba berulang-ulang sampai mendapatkan emailnya, yang kadang berarti menunggu berjam-jam. Gw gak ngerti kenapa Hooq tidak menyediakan username dan password seperti situs lainnya.

Masalah kedua yang pernah gw alami adalah pembatasan piranti yang bisa mengakses Hooq dengan akun yang sama. Semua situs streaming berbayar memang membatasi jumlah akses dari akun yang sama. Hooq cukup berbesar hati menyediakan 5 piranti untuk 1 akun.

Tapi gw yang hanya memiliki 3 gadget ternyata kadang tidak bisa login dengan alasan ke-5 slot piranti sudah terpakai. Untuk me-reset-nya gw harus menghubungi CS dengan menyebutkan satu per satu piranti gw.

Ini berbeda dengan iFlix yang otomatis meng-log out akun dari piranti lain yg sudah lama tidak aktif.

Untuk kualitas streaming, sejauh yang gw coba cukup stabil. Kualitas film-nya sudah HD, tidak ada komplen. Hooq berjalan mulus di PC, tablet maupun smartphone. Untuk pemakaian di Telkom Indihome, harus mengaktifkan lewat 147. Ugh… Why?!

Pilih yang Mana?

Dari uraian diatas, dapat dilihat posisi masing-masing provider dalam menyediakan kontennya. iFlix berkonsentrasi dalam serial TV-nya yang jauh lebih lengkap daripada Hooq. Sembari tetap menyediakan pilihan film lawas yang cukup banyak.

Sementara CP, masih memimpin dengan koleksi film lawasnya yang lebih banyak daripada Hooq dengan judul yang relatif lebih baru daripada para kompetitornya.

Pada akhirnya posisi Hooq yang serba kagok. Sepertinya Hooq memang memposisikan diri diantara iFlix dan CP. Pada satu sisi Hooq tetap menyediakan serial TV tapi tidak sebanyak iFlix; dan pada sisi lain menyediakan pilihan film (lawas maupun baru) tapi tidak sebanyak CP.

Jadi kalau kamu memang penggemar serial TV, iFlix tetap menjadi pilihan terbaik saat ini. Kalau kamu suka menonton film agak lawas, CP bisa dijadikan pilihan. Kalau kamu suka keduanya, tapi condong ke arah film, Hooq patut dicoba.

Untuk film baru, kamu bisa saja memilih yang manapun (bahkan tanpa menjadi pelanggan), karena ujung-ujungnya harus bayar sewa dengan tarif yang tidak berbeda antara Hooq maupun CP.

Dari segi biaya sendiri, iFlix paling murah dengan hanya Rp39,000 per bulan; diikuti Hooq Rp49,000; dan CP Rp60,000.- Setidaknya sekarang CP jauh lebih 'worthed' daripada awal kemunculannya.


Posted By: admin
Posted On: May-12-2018 @ 09:40pm
Last Updated: May-13-2018 @ 02:36pm

Related Pages

Review Awal iFlix Indonesia
Review Awal iFlix Indonesia
Review Awal: Catchplay
Review Awal: Catchplay

There are 3 comments

Teja
user indihome, baru saja subscribe HOOQ. Proses log in ribet, spt tulisan di atas. Hrs berhubungan dg CS Indihome, krn sering gagal aktivasi via app Indihome. Text terlalu kecil. Gbr sering pecah (low quality). Tp dia punya arrow season 6 dan film2 dr DC lainnya

Guest Oct-25-2018
Worthed hbo? Fox? Atau catchplay?
Tanya dong, kalo dibandingin langganan hbo cinemax, fox, ama catchplay,, worthed yg mana?

There are 1 replies on this comment
Guest Mar-13-2019
HOOQ LEBIH BAGUS DIBANDING IFLIX (MEI 2019)
Saya pengguna telkomsel (yes, login pakai no. hp gampang banget ngga ribet, lain cerita kalo anda pengguna provider lain yg login pake email) cuma bayar 25ribu perbulan, bonus kuota nonton 5 gb pula. TV Series di HOOQ jg sangat up to date khususnya series Arrowverse, Agent Of Shield, Runaways, Cloak & Dagger, Gotham. HOOQ juga punya Original series US The Oath , Carter, dan series lokal keren Brata, Cek Toko Sebelah The Series, Keluarga Badak. Film Hollywood di HOOQ jg film" blockbuster & box office (, ngga seperti di IFLIX yg saya cek film US nya lebih banyak didominasi film" b-list movie kurang terkenal. IFLIX used to be really good back then. Oh ya, dan untuk streaming TV nya pun, pilihan channel di HOOQ lebih menarik dibanding IFLIX.

Guest May-10-2019

More Comments/Post Your Own