Review Keyboard Mekanik Cougar Ultimus RGB

Review Keyboard Mekanik Cougar Ultimus RGB

Selama ini gw memakai membrane keyboard, alias keyboard kelas pasaran, yang paling umum dipakai di seantero jagat. Keyboard yang gw pake selama ini adalah Logitech MK700 (wireless) yang sudah berumur 7 tahun. Yep, TUJUH tahun. SEVEN memorable years!

Jujurnya selama gw memakai keyboard itu, ya fine-fine aja lah. Gw gak merasa ada yang kurang atau tidak akurat atau tidak empuk. Semua terasa 'normal'.

Berhubung keyboard gw sudah seumuran keponakan gw, akhirnya gw pikir untuk mengganti keyboard itu. Apalagi saat gw mencoba keyboard baru murah meriah untuk warnet gw, kok terasa tombolnya lebih mantap daripada keyboard gw. Setelah gw cari-cari, akhirnya gw memutuskan untuk mencoba mechanical keyboard, alias keyboard mekanik.

Apa itu Keyboard Mekanik?

Keyboard yang umumnya kita pakai --tidak hanya yang murah meriah, tapi termasuk yang berharga jutaan -- biasanya bertipe membran.

Disebut keyboard membran karena jika kita buka keyboard-nya, biasanya didalamnya terdapat 3 lembar plastik besar (membran). Membran paling atas akan menekan membran di bawahnya, yang menghasilkan arus singkat yang diteruskan ke PC.

Komponen keyboard membran benar-benar sederhana, tidak ada per, tuas, atau apapun yang menopang tombol keyboard. Tombol keyboard bisa kembali ke atas karena tekanan karet pada membran paling atas. Itulah sebabnya tombol keyboard membran terasa agak lembek.

Sementara pada keyboard mekanik, setiap tombol keyboard memiliki 'switch' atau saklar kecil yang didalamnya terdapat per kecil.

Efeknya keyboard mekanik terasa lebih 'renyah' dan konon memiliki reaksi yang lebih cepat daripada keyboard membran, terutama untuk gaming. Kelemahannya, selain harganya lebih mahal, adalah suara klik-kliknya yang cukup berisik, terutama untuk 'blue switch'.

Keyboard mekanik memang memiliki beberapa tipe switch, seperti Cherry MX Blue, Cherry MX Red, Romer G, Kaihl Black, dsb. Masing-masing switch memiliki ciri khas sendiri, seperti Cherry MX Blue yang paling berisik diantara yang lain tapi paling nyaman untuk mengetik. Atau Cherry MX Red yang paling ringan cocok untuk gaming.

Popularitas Keyboard Mekanik

Pada awal-awal mulai merebaknya PC, keyboard yang digunakan biasanya bertipe mechanical. Gw masih inget PC pertama yang gw miliki adalah IBM PC XT Compatible (merknya Magnum? Mugen?), keyboardnya terasa mantap dan berat banget.

Seiring waktu, vendor PC berusaha menekan harga suku cadang PC, dan salah satunya adalah keyboard. Vendor mulai mengganti keyboard mekanik dengan keyboard membran yang lebih murah dan ringan.

Tapi, bukan berarti keyboard mekanik lantas menghilang begitu saja. Para pemuja setia keyboard mekanik tetap memperjuangkan keberadaannya. Dan dibantu oleh game streamer yang membantu mempopulerkan kembali keyboard ini, sehingga lahir kembali menjadi 'keyboard elitis'.

Kembali ke Keyboard

Keyboard mekanik yang akhirnya gw pilih adalah Cougar Ultimus RGB dengan body full metal super berat yang cocok buat melempar tikus sampai modar. Gw sendiri gak terlalu peduli dengan RGB, tapi karena umumnya keyboard mekanik ditujukan untuk gamer yang konon suka bling-bling, maka dengan terpaksa gw memilih RGB.

Tipe switch yang gw pilih adalah blue switch. Walaupun tidak dicantumkan pabriknya, tapi beberapa orang mengatakan ini adalah switch dari Cherry MX, biarpun ada juga yang mengatakan switch buatan sendiri. Review lebih profesional bisa dilihat disini.

Secara keseluruhan gw cukup puas dengan keyboard ini. Harganya yang cukup terjangkau (waktu itu gw beli Rp700.000-an di Toped), bodi full metal yang konon bisa bertahan lebih lama daripada Logitech gw, dan lampu RGB-nya yang tidak membutuhkan software khusus. Gw sendiri gak bisa ngomong apakah keyboard ini lebih baik atau tidak dibandingkan dengan keyboard mekanik yang lebih mahal atau lebih murah.

Mungkin kekurangan keyboard ini adalah tidak adanya tombol macro maupun tombol multimedia terpisah (harus menekan tombol Fn). Setidaknya keyboard lama gw memiliki tombol media yang lebih mudah diakses. Oh, keyboard ini juga tidak memiliki wrist rest, sehingga gw harus membeli secara terpisah.

Tapi mengingat harganya yang relatif murah, semua kekurangan itu bisa gw maklumi, apalagi keyboard ini tetap memiliki numeric keypad terpisah yang berguna saat gw memasukan angka pada MS Excel.

Kembali ke Judul

Setelah sebulan lebih gw memakai keyboard mekanik, gw memiliki beberapa kesan.

  1. Suaranya lebih nyaring daripada yang gw dengar di Youtube. Tidak seperti di video-video Youtube mengenai blue switch, suaranya tidak terlalu 'bass' malah agak cempreng. Kecuali tombol Enter dan Backspace yang mirip suara senapan mesin dalam film-film.

  2. Yang pasti suaranya memang nyaring banget. Keyboard Logitech lama gw relatif tidak bersuara, sementara keyboard ini bisa terdengar sampai kamar sebelah. Gw tidak menyarankan penggunaan keyboard ini di kantor atau tempat sunyi yang banyak orang. Gak heran kalau banyak tempat kerja atau sekolah yang melarang keyboard mekanik.

  3. Suaranya bagi sebagian orang terasa sangat mengganggu dan membuat mereka ingin membanting keyboard. Tapi bagi orang lain (termasuk gw), terasa sangat menyenangkan, dan membuat gw ingin mengetik dengan keyboard ini biarpun PC-nya mati.

  4. Pada hari-hari pertama gw memakai keyboard ini, terasa agak aneh, karena terasa terlalu ringan dan mudah membuat kesalahan. Ini karena keyboard mekanik memiliki actuation force (kekuatan yang dibutuhkan untuk menekan tombol) relatif lebih rendah dibandingkan membrane. Sehingga gw yang biasa meletakan jari diatas keyboard lama gw, sekarang tidak bisa bebas meletakan jari, dan harus agak ditahan.

  5. Setelah beberapa hari kemudian, gw baru merasa keyboard membrane lama gw terasa benar-benar lembek dan keras untuk digunakan, dan berpikir, bahwa selama ini gw memakai keyboard yang tidak menyenangkan, yang kadang membuat tangan gw pegal.

  6. Setelah sebulan, gw berjanji untuk hanya menggunakan keyboard mekanik selamanya...... jika memang tersedia (dananya).

Seriously...

Saran gw bagi kamu yang sedang mempertimbangkan untuk membeli keyboard mekanik, sebaiknya mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai keyboard ini, terutama tipe-tipe switch. Karena beda switch, beda 'feel' dan target penggunanya.

Kemudian, jika memungkinkan, cobalah keyboard mekanik di toko-toko komputer terdekat.

Terakhir, ingatlah, biarpun banyak pengguna yang sudah bertobat dan bersumpah atas nama keyboard mekanik, bukan berarti keyboard mekanik adalah keyboard terbaik untuk semua orang. Setiap orang memiliki kebutuhan berbeda, semisal kondisi ekonomi, kondisi tempat kerja, kebutuhan ketenangan ruangan, koneksi keyboard (umumnya keyboard mekanik menggunakan kabel.... demi gaming). Sehingga pada akhirnya keyboard terbaik tetap adalah keyboard yang sesuai dengan kebutuhan kamu dan bukan sebaliknya.

Sumber gambar animasi: https://sitesdoneright.com/blog/2013/02/why-my-mechanical-computer-keyboard-is-better-than-your-keyboard 


Posted By: admin
Posted On: Dec-12-2019 @ 10:15am
Last Updated: Dec-12-2019 @ 10:39am

There is no comment

More Comments/Post Your Own