Tomb Raider (2018)

Tomb Raider (2018)

Yang sudah cukup berumur pasti masih inget dengan game fenomenal Tomb Raider (TR) yang dirilis tahun 1996 di MS DOS. Kalo generasi kekinian mungkin bingung, "naon MS DOS teh?". Waktu itu game merupakah salah satu game petualangan 3D pertama. Tapi bukan sekedar petualangannya yang memukau tapi juga fisik Lara Croft selaku bintang utama juga tidak kalah memukau, biarpun dengan poligon yang sangat rendah, sehingga 'benda bulat' terlihat segitiga.

Tidak cukup dengan poligon, maka tahun 2001, Angelina Jolie yang lagi ngetop didapuk untuk berperan sebagai Lara di Lara Croft: Tomb Raider, film pertama dalam serial TR. Biarpun film ini agak mengecewakan tapi cukup sukses dipasaran sehingga menelurkan sebuah sekuel, dan sebuah reboot tahun 2018 ini.

Pada TR 2018 ini, kita diajak kembali ke awal karir Lara (Alicia Vikander) yang masih cupu, belum pernah bertualang tapi sudah terlatih oleh ayahnya.

Dikisahkan keluarga Croft adalah pemilik konglomerasi Croft yang kaya raya. Beberapa tahun yang lalu ayah Lara, Richard Croft (Dominic West) menghilang saat mencari legenda Himiko di pulau misterius Yamatai dan dianggap tewas. Lara yang tidak bisa menerima kabar 'kematian' ayahnya memilih untuk keluar dari dinasti Croft dan berjuang di jalanan. Why? Dunno.

Karena suatu insiden, Croft akhirnya bertemu dengan Ana Miller, kolega sekaligus pengurus dinasti Croft. Setelah Lara setuju untuk menjadi pewaris Croft, ternyata sang ayah meninggalkan sebuah teka teki terakhir untuk Lara. Kemudian Lara berhasil memecahkan teka teki tersebut, dan menemukan jejak petualangan sang ayah ke pulau Yamatai.

Croft pun memutuskan pergi ke Hong Kong untuk mengejar ayahnya dengan menaiki sebuah kapal kecil bersama seorang nahkoda kapal, Lu Ren (Daniel Wu). Di tengah lautan, kapalnya dihajar badai yang mengakibatkan Lara terdampar di pulau misterius.

Di sana dia bertemu dengan Matthias Vogel yang mengaku telah membunuh ayahnya untuk mendapatkan legenda Himiko. Maka petualangan pertama dalam hidup Lara Croft pun dimulai. Dia harus bertahan hidup di tengah kepungan musuh, di dalam pulau terpencil, sembari mencari kebenaran mengenai ayahnya, serta tidak ketinggalan membongkar rahasia Himiko.

Croft Legacy

Seperti yang sudah disinggung diatas, film ini adalah reboot dari film Angelina Jolie. Yang menarik, film ini juga berdasarkan game Tomb Raider (2013) yang juga merupakan reboot dari game Tomb Raider. Kalau yang pernah main gamenya, tentu saja tahu bahwa TR 2013 lebih berfokus pada survival petualangan daripada puzzle apalagi 'tomb' (makam).

Maka gak heran kalau film ini pun fokusnya lebih pada survival dan petualangan daripada puzzle. Pada 30 menit pertama, kita dikenalkan dengan karakter Lara. Hampir 1 jam berikut, kita melihat kisah survival Lara di pulau terpencil. Dan adegan puzzle serta tomb baru muncul di 30 menit terakhir.

Gw sendiri justru lebih menikmati 1 jam pertama film ini. Yang penuh dengan petualangan, survival, drama, action yang 'logis'. Memasuki 1 jam berikut, film ini kembali menjadi film generik Indiana Jones. Puzzle-nya terlalu singkat, banyaknya jebakan, dan adegan Lara membuka kunci makam tanpa menjelaskan apa yang dilakukannya agak mengecewakan.

Selain puzzle-nya yang lembek, CGI film ini terlihat agak kasar. Beberapa kali CGI-nya tampak tidak meyakinkan dan tidak konsisten. Pada adegan CGI terlihat hutan yang dipenuhi pohon lebat, tapi adegan berikutnya terlihat hutan yang agak gersang.

Tapi akting Alicia Vikander tidak mengecewakan. Mungkin karena sekarang memang sedang musim girl power, banyak banget adegan perkelahian, lari sana sini, lompat sana sini, yang lebih realistis dari TR sebelumnya. Apalagi pada adegan pembukaan, Alicia sedang berlatih tinju, otot perutnya serem banget.

Film ini memang sengaja menampilkan sosok Lara yang lebih manusiawi, bukan superhero. Seorang Lara Croft yang bisa menangis, meraung kesakitan (banyak banget adegan Lara menjerit), dan bisa terluka. Bukan karakter yang bisa melompat dari motor sambil bersalto dan menembakkan pistol yang mengenai sniper dari jarak 500 meter.

Seriously…

Yang jadi masalah adalah biarpun TR versi Jolie dianggap buruk, tapi tidak sedikit yang menilai Jolie is the real TR (karena fisiknya, terutama bagian atas, mirip banget). Sementara TR versi Alicia mungkin terasa lebih cupu dan kurang fantastis. Tapi gw sendiri lebih menyukai TR 2018 ini daripada fisik Jolie. Mind over body?

Rating gw: 65%


Posted By: admin
Posted On: Mar-08-2018 @ 01:55pm
Last Updated: Mar-12-2018 @ 12:27am

There is no comment

More Comments/Post Your Own