Print This Page

Seriously

Valerian and the City of a Thousand Planets

Tweet
Valerian and the City of a Thousand Planets

Well, untuk pertama kalinya gw nonton film yang baru tayang premier (hari pertama), kalau tidak menghitung midnight show. Ini pun karena dipaksa istri gw, tadinya gw mau nonton film ini beberapa hari ke depan, karena baru hari Minggu kemarin menjenguk saudara di War for the Planet of the Apes.

Tapi untung juga istri gw nekat memaksa nonton hari pertama, karena besoknya film ini turun dari Studio 1 (layar paling besar) ke Studio 5 (layar ke dua terkecil). Duh, rekor film baru cuma bertahan satu hari di Studio 1.

Valerian dibuka dengan sejarah pendirian stasiun angkasa internasional ISS. Diceritakan sedikit demi sedikit, semakin banyak negara yang bergabung dengan ISS, seperti China, India, Arab, sampai akhirnya beberapa tahun kemudian, alien pertama bergabung secara damai dengan ISS.

Kemudian cerita beralih sekitar 700 tahun kemudian, abad ke 28. ISS sudah berkembang menjadi Alpha yaitu stasiun angkasa super besar, yang berisi perwakilan dari berbagai bangsa alien dan manusia. Sehingga Alpha sering disebut kota dengan ribuan planet.

Valerian (Dane DeHaan) sendiri adalah seorang agen pemerintah yang mengemban misi-misi antar galaksi, termasuk salah satu misinya mengambil kembali hewan unik yang disebut 'converter' yang memiliki kemampuan memperbanyak benda apapun yang dimakannya. Dalam misinya Valerian ditemani Laurine (Cara Delevigne), seorang agen wanita yang sekaligus menjadi gebetan Valerian.

Ternyata misi mengambil 'converter' berkembang menjadi misi penyelamatan satu bangsa yang sudah musnah 30 tahun yang lalu!

Movie of Thousand Stories

Valerian and the City of a Thousand Planets (VCT) sebenernya diangkat dari serial komik Prancis dengan judul "Valerian and Laurine". Komiknya sendiri terbit mulai tahun 1967 sampai 2010. Film ini katanya banyak mengambil cerita dari buku ke-6 yang terbit tahun 1975 an selain beberapa cerita lainnya.

Jadi kebayang kan gimana rumitnya membuat film yang berdasarkan sebuah komik legendaris yang sudah terbit sampai 30 tahun an. Itu sebabnya film ini terasa agak membingungkan. Banyak konsep dan istilah yang kayaknya cuma dimengerti oleh penggemar komiknya.

Selain itu film ini gak banyak bercerita tentang 'origin'. Tentang siapa itu Valerian. Siapa itu Laurine. Bahkan pada awal film saja, tiba-tiba Valerian melamar Laurine, sementara penonton tidak terlalu mengetahui hubungan mereka. Apa sekedar partner? Apa teman? Apa TTM?

Kemudian apa peranan Alpha dalam jagat ini? Apakah sebagai pusat budaya? Apa pusat penelitian? Apa semacam PBB? Apakah ada stasiun lain selain Alpha? Seberapa besar Alpha? Dsb.

Tapi kalo gw pribadi justru cukup menyukai film ini. Karena film ini gak berkutat masalah dar der dor saja, ataupun masalah politik. Tapi berfokus pada petualangan-petualangan besar yang gak pernah terpikirkan sebelumnya.

Contohnya, kalau kita saat ini mengenal online shopping, nah pada VCT dikenalkan konsep multi dimensi. Dimana kita bisa berbelanja di ujung galaksi lain tapi badan kita tetap di Bumi (misalnya), dan secara fisik kita ada di dua dunia sekaligus! Wow! Udah mumet kan?

Belum lagi besarnya Alpha juga mengundang decak kegum, spesies berukuran nano sampai lebih gede dari dinosaurus pun ada. Dari yang hidup di atas tanah sampai hidup sebagai cairan dan gas pun ada. Semua dilengkapi atmosfir yang asing bagi penonton.

Dibandingkan film seperti Star Wars atau Guardian of the Galaxies, gw rasa fantasi VCT jauh diatas film-film itu. Film-film luar angkasa lain lebih bercerita pada karakter dan aksi, sementara VCT justru lebih bercerita tentang petualangan dan konsep-konsep radikal, bahwa kehidupan alien itu berbeda sekali dengan kehidupan kita. Mungkin lebih mirip Star Trek (TV series) daripada Star Wars.

Tapi gw bisa mengerti kalau banyak yang bingung dengan film ini. Karena kesannya film ini dibuat untuk penggemar komik VCT daripada penggemar baru, dan tidak mau repot-repot menjelaskan detailnya.

Dari segi kasting, gw gak bisa terlalu mengeluh, karena film ini tidak mengejar Oscar untuk leading actor & actress. So, it's ok. Setidaknya akting mereka tidak sekaku Rihanna selaku bintang tamu.

Untuk cerita, gw rasa cukup menarik, biarpun tidak terlalu spektakuler. Karakter musuh sudah terbaca sejak awal, dan gak banyak kejutan pada alur ceritanya sendiri.

Spesial efek CGI-nya sendiri terbilang luar biasa, bersaing dengan Avatar-nya James Cameron. Dunia alien yang terlihat asing, serta karakter-karakter alien yang eksotis yang sulit diperankan oleh boneka maupun kostum bertebaran di sana-sini. Gak heran kalau eye candy-nya diharapkan dapat menjual film ini.

Seriously…

Well, VCT adalah film yang sulit dipahami, tapi bagi penggemar petualangan luar angkasa a la Star Trek, wajib menonton film ini. Eye candy yang luar biasa, fantasi yang liar, konsep-konsep asing, dan alien yang eksotis sudah cukup untuk membayar tiket nonton. Anggap saja cerita dan akting yang cukup standar sebagai bonus, dan nikmati film petualangan angkasa sesungguhnya.

Overall 65%


Posted By: admin
Posted On: Aug-03-2017 @ 12:15am
Last Updated: Aug-03-2017 @ 12:25am

There is no comment

More Comments/Post Your Own


Powered by qEngine
Generated in 0,008 second | 15 queries