Zootopia

Zootopia

Minggu kemarin saya ama istri menyempatkan diri untuk nonton Zootopia di bioskop. Awalnya seh saya pengen nonton Deadpool, tapi dengan pertimbangan film animasi di bioskop Indonesia cepet banget hilang, maka saya putuskan untuk nonton Zootopia dulu, apalagi waktu itu Deadpool masih tayang di dua layar di bioskop dekat rumah.

Zootopia mengambil lokasi di dunia alternatif, dimana tidak ada manusia, dan hanya ada hewan-hewan yang bisa berbicara, memakai baju dan berjalan dengan dua kaki, serta hidup seperti layaknya manusia. Jadi mereka mengenal teknologi, smartphone, mobil, dsb. Yah… seperti komik Donal Bebek gitu lah. Cuma sayang gak ada Donal di film ini, tapi untunglah gak ada si tikus pengerat juga.

Kelinci vs Rubah?

Cerita Zootopia berkisar tentang seekor kelinci bernama Judy Hopps yang sejak kecil bercita-cita menjadi seora…seekor polisi, padahal selama ini polisi selalu identik dengan hewan-hewan predator kuat seperti singa, bison, macan, dsb. Akhirnya dengan susah payah Judy berhasil lulus dari sekolah kepolisian dan langsung ditugaskan di pusat kota Zootopia.

Ternyata sambutan para anggota polisi yang lain tidaklah menyenangkan, mereka meremehkan Judy dan ditugaskan menjadi seorang polisi lalu lintas. Sama sekali bukan sebuah tugas yang diidamkan Judy. Apalagi Judy sempat dipermainkan oleh seekor rubah lihai bernama Nick Wilde.

Sampai suatu ketika Judy ngotot ingin memecahkan sebuah kasus menghilangnya seekor beranng-berang, karena ke-ngototan-nya, sang Kapten Polisi, Bogo, akhirnya mengijinkan Judy untuk memecahkan kasus tersebut dengan syarat jika Judy tidak bisa memecahkan kasus tersebut dalam 48 jam, maka Judy dipecat dari kepolisian!

Well, apakah Judy akhirnya bisa memecahkan kasus yang sebenarnya bahkan tidak bisa dipecahkan oleh anggota polisi lainnya? Apakah Judy akhirnya bisa membalaskan sakit hatinya pada Nick? Apakah Disney akhirnya membuat film animasi yang bagus?

Bukan Kelinci vs Rubah!

Sebenarnya jawaban untuk pertanyaan terakhir adalah, "uh… sejak Tangled, Disney sudah berhasil menelurkan film-film animasi yang cukup bagus… tidak seperti Pixar, apaan tuh Plane?! Cars 2? -- Doh, bukannya 'Inside Out' baru saja memenangkan Oscar? -- Yeah, Frozen juga menang Oscar, DUA pula!".

Film ini cukup menarik dan menghibur. Dan yang menyenangkan, Disney terus berusaha keluar dari sindrom "Disney-fication". Salah satu contohnya adalah (Disney lama) "kalau terlihat seperti penjahat, pasti memang penjahat". Dalam animasi ini justru Disney berusaha memberikan pesan yang sebaliknya, "jangan menilai buku dari sampulnya", dan tentu saja, "kamu bisa mencapai apapun yang kamu impikan selama kamu berusaha, termasuk menjadi Superman".

Secara keseluruhan film ini cocok buat ditonton seluruh anggota keluarga, termasuk orang dewasa sekalipun. Ceritanya gak terlalu rumit, mudah diikuti, dan sarat pesan moral. Yah, rasanya Disney is BACK, man!

BTW, film ini mengenal konsep predator & mangsa, tapi karena menurut film ini 'predator' adalah kebudayaan purba yang sudah musnah, jadi singa dalam Zootopia makan … kelinci yang bersedia dimakan?


Posted By: admin
Posted On: Mar-03-2016 @ 02:40pm
Last Updated: Mar-03-2016 @ 02:57pm

There is no comment

More Comments/Post Your Own